Minggu, 25 Desember 2016

menanggapi opini koran



Politik Anggaran Negara Dalam Dilema
          Artikel Koran Jawa Pos yang berjudul “ Politik Anggaran Negara Dalam Dilema “ { Jawa pos . senin 04 juli 2016 } Cukup menarik perhatian. Karena Anggaran Negara merupakan suatu dokumen yang memuat perkiraan penerimaan dan pengeluaran serta rincian kegiatan-kegiatan di bidang pemerintahan Negara yang berasal dari pemerintah untuk dalam jangka waktu satu tahun. Penentuan suatu keberhasilan, maju atau tidaknya suatu Negara dapat ditentukan dengan melihat pembangunan Negara tersebut. Jika Negara itu maju maka pembangunan yang ada maju pesat, dan jika Negara dikatakan tidak maju itu karena tidak adanya pembangunan dalam suatu Negara.
              Maju atau tidaknya pembangunan tersebut karena adanya suatu anggaran yang ditetapkan oleh pemerintah. Namun anggaran tersebut disalahgunakan oleh oknum pemerintahan yang tidak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi. Jadi pembangunan tidak dapat berkembang tidak sesuai dengan apa yang direncanakan. Tidak mengherankan bila penganggaran Negara sering disebut sebagai ajang kontestasi politik nasional. Pada akhirnya strategi politik anggaran Negara yang berfokus ke pembangunan infrastruktur, walaupun sah diusung secara normative, memiliki persoalan dalam implementasi teknis dan berbenturan dengan kondisi obyektif perekonomian.
               Strategi yang berdimensi jangka panjang itu tidak bisa dinikmati dalam sekejap. Padahal, yang dibutuhkan saat ini adalah pertumbuhan yang setidaknya menembus angka psikologis yang menjamin naiknya tingkat kesejahteraan dan meningkatnya daya beli. Dengan tetap menjaga kedisiplinan dan kehati-hatian anggaran. Saatnya melakukan perubahan dalam politik anggaran.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda